Emirates Newslater - Penampilan Liverpool lawan Chelsea di leg pertama semifinal Piala
Liga Inggris sudah memuaskan Brendan Rodgers. Tapi sayangnya hasil akhir
tak seperti yang diinginkan manajer Irlandia Utara itu.
Menjamu Chelsea di Anfield, Rabu (21/1/2015) dinihari WIB, Liverpool tampil mendominasi sejak menit awal dan tak memebrikan kesempatan tim tamu mengembangkan permainan.
Sayangnya mereka harus kebobolan lebih dulu di menit ke-17 usai Emre Can melanggar Eden Hazard di kotak penalti. Simon Mignolet tak kuasa menahan penalti Hazard masuk ke gawangnya.
Gol itu malah melecut semangat Liverpool mencari gol penyama kedudukan yang akhirnya didapat di menit ke-59 lewat Raheem Sterling. Sayang beberapa peluang yang didapat lagi di sisa laga tak mampu membawa Liverpool menang dan skor 1-1 pun jadi penutup pertandingan itu.
Dominasi Liverpool di laga itu sangat kentara karena dicatata ada 19 tembakan yang dibuat sepanjang 90 menit dengan enam mengarah ke gawang. Sementara Chelsea hanya diberi kesempatan dua kali melepaskan tembakan dengan satu on target.
Wajar jika Rodgers kurang puas dengan hasil yang didapat timnya dan merasa kemenangan pantas untuk Liverpool meihat penampilan di laga tersebut.
"Saya puas dengan performa tim, tapi kecewa dengan hasilnya. Kami sepantasnya menjadi pemenang di laga itu," ujar Rodgers di BBC.
"Kami menunjukkan karakter yang luar biasa. Beberapa kali permainan kami sangat impresif dan ini sempurna untuk leg kedua, karena mereka (Chelsea) mungkin akan bermain sedikit lebih terbuka," sambungnya.
Hasil imbang ini membuat Liverpool memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka di sembilan laga terakhir di seluruh kompetisi.
"Laga yang sangat bagus dan itu memperlihatkan kemajuan yang kami buat,"
Menjamu Chelsea di Anfield, Rabu (21/1/2015) dinihari WIB, Liverpool tampil mendominasi sejak menit awal dan tak memebrikan kesempatan tim tamu mengembangkan permainan.
Sayangnya mereka harus kebobolan lebih dulu di menit ke-17 usai Emre Can melanggar Eden Hazard di kotak penalti. Simon Mignolet tak kuasa menahan penalti Hazard masuk ke gawangnya.
Gol itu malah melecut semangat Liverpool mencari gol penyama kedudukan yang akhirnya didapat di menit ke-59 lewat Raheem Sterling. Sayang beberapa peluang yang didapat lagi di sisa laga tak mampu membawa Liverpool menang dan skor 1-1 pun jadi penutup pertandingan itu.
Dominasi Liverpool di laga itu sangat kentara karena dicatata ada 19 tembakan yang dibuat sepanjang 90 menit dengan enam mengarah ke gawang. Sementara Chelsea hanya diberi kesempatan dua kali melepaskan tembakan dengan satu on target.
Wajar jika Rodgers kurang puas dengan hasil yang didapat timnya dan merasa kemenangan pantas untuk Liverpool meihat penampilan di laga tersebut.
"Saya puas dengan performa tim, tapi kecewa dengan hasilnya. Kami sepantasnya menjadi pemenang di laga itu," ujar Rodgers di BBC.
"Kami menunjukkan karakter yang luar biasa. Beberapa kali permainan kami sangat impresif dan ini sempurna untuk leg kedua, karena mereka (Chelsea) mungkin akan bermain sedikit lebih terbuka," sambungnya.
Hasil imbang ini membuat Liverpool memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka di sembilan laga terakhir di seluruh kompetisi.
"Laga yang sangat bagus dan itu memperlihatkan kemajuan yang kami buat,"
Sumber: detikSport.com

0 komentar:
Posting Komentar